Bahasa Pemersatu Menjadi Bahan Penyebar Hoaks

oleh -53 views
Bahasa pemersatu menjadi bahan penyebar hoaks - Suci aulia rahmat
Bahasa pemersatu menjadi bahan penyebar hoaks - Suci aulia rahmat

Web portal pendidikan – Hasil kiriman esai pada hari ini dengan judul bahasa pemersatu menjadi bahan penyebar hoaks, disampaikan dan dikirimkan langsung melalui email lombaesai@belapendidikan.com

Bahasa Pemersatu Menjadi Bahan Penyebar Hoaks

Bahasa merupakan alat pemersatu bangsa lambang bunyi yang digunakan untuk berinteraksi,kerja sama, dan berkomunikasi. Tetapi banyak yang menyalahgunakan bahasa tersebut saalah satunya penyebar hoax.

Tidak tau apa tujuan penyebar berita kebohongaan tersebut ataumungkin ada kesenangan tersendiri dalam melakukannya.

Berita hoax saat ini begitu gencarnya tersebar seperti tentang agama, politik, dan apapun itu. Tanpa disadari banyak masyarakat yang sudah percaya adanya berita kebohongan tersebut.

Padahal berita hoax bisa menyebabkan terpecah belahnya masyarakan bahkan negara sekalipun. Sungguh disayangkan bahasa yang indah seharusnya digunakan untuk pemersatu bangsa malah disalahgunakan untuk penyebaran berita hoax yang membuat semua salah paham.

Seharusnya himbauan kepada khalayak banyak jika menerima pesan yang janggal disaring dahulu apakan berita itu benar atau tidak. Banyak berita-berita bohong yang tersebar melalu dari mulut kemulut, sosial media, dan alat komunikasi lainnya seperti tv dan radio.

Memang keliahatan biasa saja bagi kita yang hanya membaca/melihat berita kebohongan tersebut. Tetapi bagaimana perasaan korban yang mungkin dirugikan karna berita kebohongan tersebut.

Dan disinilah peran pemuda sebagai bibit unggul bangsa untuk meluruskan kembali tentang semua berita kebohongan yang terus merajalela. Dimulai dari diri sendiri yang jangan mudah percaya dengan berita hoax, jangan pula juga ikut menyebarkannya.

Lakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa jika menerima tentang berita-berita kebohongan jangan langsung mempercayanyinya tetapi disaring terlebih dahulu.

Indonesia negeri yang kaya akan pulau, bermacam-macam suku bangsa, serta agama. Jangan hanya berita kebohongan yang seolah-oleh benar akan menghancurkan negara ini.

Berita kebohongan hanya ingin mengadu domba masyarakat agar situasi negara ini kacau dengan begitu drama-drama pun mulai bertebaran. Oleh karena itu kita sebagai pemuda harus waspada kepadaberita-berita yang beredar serta menjadi bagian dari pejuang anti hoax.

Kita harus bertabayun atau mencari tau sampai keakar-akarnya tentang berita tersebut. Otak dari penyebar hoax ini hanya untuk menyebar isu-isu agar masyarakat resah.

Keresahan itu akan membuat masyarakat pasti hanya memikirkan dirinya sendiri dan pasti saling menyalahkan dan akhirnya timbul perpecahan.

Padahal bahasa kita mempunyai makna pemersatu, bahasa kita indah jika disampaikan dengan kejujuran bahkan dalam membuat sastra bahasa itu mempunyai rasa yang tidak bisa digambarkan.

Tapi mengapa malah merusak citra bahasa dengan berita kebohongan merusak bangsa ini. Bangkit para pemuda saatnya membasmi para penyebar berita kebohongan tersebut.

Kita bisa melihat dari mulai mulut ke mulut berita tersampaikan hingga naik kemedia yang jangkauannya lebih luas akan menyabar keseluruh Indonesia bahkan dunia. Berita kebohongan semakin menjadi-jadi, seperti halnya drama yang terus bergejolak.

Kami para pemuda muak akan hal yang membuat semua masyarakan menjadi bingung bahkan terlena dengan berita kebohongan yang terus tersebar luas.

Sebagai pemuda akan melakukan konribusi untuk menyadarkan bahwa sesunggunya berita kebohongan hanya layak untuk diacuhkan dan dibuang jauh-jauh.

Bahkan sekarang yang paling mengerikan berita tentang penculikan anak yang sangat tak manusiawi, itu hanya hoax agar para ibu resah. Pengalihan isu agar konsentari masyarakan terpecah.

Sungguh disayangkan demi kepentingan sendiri sampai menggadaikan bangsanya untuk hancur dengan adanya hoax-hoax yang tidak berfaedah.

Kami para pemuda dan pemudi Indonesia menjujung tinggi Bahasa Pemersatu Bahasa Indonesia, dan ingin menolak berita kebohongan dan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyikapi berita.

Jangan pernah menyebar berita yang belum jelas sumbernya. Jadilah manusia yang cerdas jangan mudah terbawa arus globalisasi yang menyesatkan khususnya media yang suka menyebar berita kebohongan. Gunakan bahasa dan media untuk hal positif dengan begitu bangsa kita akan damai.

Esai ini ditulis oleh Suci Aulia Rahmat, kamu juga bisa menulis karyamu di belapendidikan, dibaca jutaan pengunjung, dan bisa menghasilkan jutaan rupiah. Klik disini untuk kirim tulisan

Tentang Penulis: Redaksian

Mas Hafiz
Yang terpenting saat ini adalah bagaimana caranya kita menyediakan media pembelajaran untuk anak. Dan menciptakan generasi muda yang berkualitas dan mempunyai wawasan yang luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *