Web portal pendidikan – Masih seputar berita hoax, kali ini saya akan membagikan artikel cara penanggulangan berita hoax dalam kehidupan sehari hari. Untuk uraian lengkapnya dapat kita simak dibawah ini.

Cara Penanggulangan Berita Hoax Dalam Kehidupan Sehari Hari


Berita palsu atau berita bohong atau hoaks (bahasa inggris : hoax) adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya.

Berita ini sering kita temukan di berbagai media, baik itu media cetak maupun media elektronik. Berita ini sangat berbahaya, dikarenakan informasinya yang tidak benar, membuat kita sulit untuk membedakan mana berita asli atau berita bohong.

Media massa memang bisa membuat siapa saja bisa berkirim dan menerima pesan dengan cepat dan mudah. Kita bisa lihat berbagai berita, foto hingga video yang dibagikan netizen dari berbagai daerah.

Berita tersebut belum tentu benar adanya, karena kecangihan teknologi mendukung foto dan berita palsu tersebar. Berbagai berita hoax telah beredar banyak, khususnya di negara kita, Indonesia.

Diberitakan oleh kompascom, berita hoax yang pernah beredar di Indonesia antara lain, Hoax Pesan Berantai Gratis Internet 20 GB, Hoax Surat Kemenpan RB soal pembekalan CPNS, Hoax Gempa Susulan di Lombok sebesar 7,5 Magnitudo, Hoax pesan berantai stiker di ATM bisa rekam PIN, Hoax informasi soal jutaan TKA di Morowali, dan lain-lain.

Berita bohong di atas merupakan salah satu dari sekian banyak berita bohong yang pernah beredar di Indonesia.

Berita hoaks sangat membahayakan bagi kehidupan masyarakat. Terlebih lagi bagi masyarakat awam, berita ini bisa menyebabkan seseorang bisa terjerumus ke dalam persidangan, karena telah ikut serta dalam peyebaran berita hoax.

Dampak yang ditimbulkan dari berita hoaks antara lain yaitu hoax sebagai pembuang – buang waktu, pengalihan isu, penipuan publik dan pemicu kepanikan sosial.

Cara yang tepat untuk menanggulangi bahaya penyebaran berita hoax adalah dengan cara saling bekerja sama antara pemerintah dan juga masyarakat.

Kerja sama ini akan lebih mempermudah kerja pemerintah dalam menanggulangi bahaya hoax dengan menerima informasi yang benar-benar adanya dari pihak masyarakat.

5 Cara Mengatasi Penyebaran Berita Hoax


Sebagai seorang pemuda kita bisa mengatasi bagaimana caranya agar penyebaran berita hoax ini tidak kembali terulang lagi. Diantara cara mengatasi penyebaran berita hoaks adalah sebagai berikut :

1. Hati-hati dengan judul provokatif

Berita hoax seringkali menggunakan judul sensasional yang provokatif, misalnya dengan langsung menudingkan jari ke pihak tertentu. Isinya pun bisa diambil dari berita media resmi, hanya saja diubah-ubah agar menimbulkan persepsi sesuai yang dikehendaki sang pembuat hoax.

Oleh karenanya, apabila menjumpai berita dengan judul provokatif, sebaiknya Anda mencari referensi berupa berita serupa dari situs online resmi, kemudian bandingkan isinya, apakah sama atau berbeda. Dengan demikian, setidaknya Anda sebabagi pembaca bisa memperoleh kesimpulan yang lebih berimbang.

2. Cermati alamat situs

Untuk informasi yang diperoleh dari website atau mencantumkan link, cermatilah alamat URL situs dimaksud. Apabila berasal dari situs yang belum terverifikasi sebagai institusi pers resmi -misalnya menggunakan domain blog, maka informasinya bisa dibilang meragukan.

Menurut catatan Dewan Pers, di Indonesia terdapat sekitar 43.000 situs di Indonesia yang mengklaim sebagai portal berita. Dari jumlah tersebut, yang sudah terverifikasi sebagai situs berita resmi tak sampai 300.

Artinya terdapat setidaknya puluhan ribu situs yang berpotensi menyebarkan berita palsu di internet yang mesti diwaspadai.

3. Bahasa berita yang digunakan

Berita hoax bisa kita lihat dari penggunaanya bahasanya, selain sudah dijelaskan dengan penggunaan judul yang provokatif dalam berita hoax itu, juga bahasa yang digunakannya lebih ke arah menjerumuskan dan ajakan-ajakan yang tidak sepatutnya.

Sebagai pemuda sebaiknya kita berhati-hati dalam meyikapi penggunaan bahasa yang akan digunakan, khususnya dalam menyampaikan informasi kepada seseorang, baik di media elektronik atapun media cetak.

Baca :

Salah dalam penggunaan bahasa yang digunakan dalam menyampaikan suatu berita, bisa jadi dengan bahasa yang kita gunakan itu salah, akan membuat pemahaman seseorang salah untuk memahami informasi yang kita sebarkan. Berarti penggunaan bahasa yang kurang tepat, bisa jadi sebagai alat untuk menyebarkan berita hoax ataupun berita bohong.

4. Periksa fakta Berita tersebut

Perhatikan dari mana berita berasal dan siapa sumbernya? Apakah dari institusi resmi seperti KPK atau Polri?

Sebaiknya jangan cepat percaya apabila informasi berasal dari pegiat ormas, tokoh politik, atau pengamat. Perhatikan keberimbangan sumber berita. Jika hanya ada satu sumber, pembaca tidak bisa mendapatkan gambaran yang utuh.

Hal lain yang perlu diamati adalah perbedaan antara berita yang dibuat berdasarkan fakta dan opini. Fakta adalah peristiwa yang terjadi dengan kesaksian dan bukti, sementara opini adalah pendapat dan kesan dari penulis berita sehingga memiliki kecenderungan untuk bersifat subyektif.

5. Cek keaslian foto

Di era teknologi digital saat ini , bukan hanya konten berupa teks yang bisa dimanipulasi, melainkan juga konten lain berupa foto atau video.

Ada kalanya pembuat berita palsu juga mengedit foto untuk memprovokasi pembaca. Cara untuk mengecek keaslian foto bisa dengan memanfaatkan mesin pencari Google, yakni dengan melakukan drag-and-drop ke kolom pencarian Google Images.

Hasil pencarian akan menyajikan gambar-gambar serupa yang terdapat di internet sehingga bisa dibandingkan.

Itulah 5 cara penanggulangan berita hoax dalam kehidupan sehari hari. Kalian akan lebih mudah mengetahui berita yang beredar itu hoax atau fakta dengan melihat 5 cara yang saya sampaikan diatas.

Iman Rohiman, siswa MAN Asal Ciamis
Iman Rohiman, siswa MAN Asal Ciamis

Penulis : Iman Rohiman

Kamu juga bisa menulis karyamu di belapendidikan, dibaca jutaan pengunjung, dan bisa menghasilkan jutaan rupiah. Klik disini untuk kirim tulisan, atau bisa lewat email kami [email protected]

Mas Hafiz
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi belapendidikan.com