Cerpen : Mozaik Hidup

0
59
Cerpen : Mozaik hidup
Cerpen : Mozaik hidup

Web portal pendidikan – Cerpen kali ini berjudul Mozaik Hidup, yang dikirimkan oleh salah satu peserta dalam ajang lomba cerpen nasional bersama belapendidikan.com. Untuk lebih lengkapnya dapat kita lihat sebagai berikut.

1Cerpen : Mozaik Hidup (Bagian Pertama)

LEMBAYUNG jingga menerpa wajah letihku, mengusir raut wajah yang suntuk, dikejar jadwal perkuliahan yang tak bersela, selalu saja aku memilih untuk mengambil jalan pintas lewat pedesaan menuju rumah, agar dapat menghirup udara segar pedesaan setelah disiram hujan dua jam yang lalu, itu lebih baik dari pada melewati jalanan kota yang sibuk setiap waktu.

Tidak ada celah udara yang tidak terkontaminasi oleh polusi lalu-lalang kendaraan kota. Setidaknya melewati pedesaan membuat suasana tenang tanpa kebisingan dan polusi udara.

Sepanjang perjalananku pandangi kemegahan gunung Slamet, walau tak ada bedanya setiap aku melaluinya namun banyak peristiwa yang aku lihat dapat mengingatkanku berbagai macam potongan mozaik hidup yang kian menyatu membentuk lukisan kisah.

Fenomena-fenomena yang nyata tergambar di lensaku sepanjang perjalanan merupakan alarm pengingat masa laluku setiap jangka dimensinya. Setiap perjalanan pulang menuju rumah dari kampus seperti aku menuju memori perjalanan hidupku sampai saat ini.

Namun tetap saja aku harus melewati jalanan kota untuk menuju jalan pintasku karena memang aku berkuliah di kota satria yaitu Purwokerto, Universitas Jenderal Soedirman. Pemandangan yang tak heran lagi banyak pemuda yang duduk dipinggiran trotoar jalan dekat pemberhentian lampu lalu lintas, mereka bergaya rokers, khas dengan warna gelap dan celana jins, beranting, bertato, dan membawa gitar. Mungkin gitar itulah satu-satunya aset berharganya.

Betapa mirisnya hati ini melihat saudara-saudaraku yang memiliki nasib tak seberuntung aku yang bisa menikmati remajaku di bangku sekolah bahkan hingga kuliah. Aku sangat bersyukur walaupun aku tak seperti teman-temanku yang dari kota dengan semua serba gemerlap, tapi aku lebih beruntung dari mereka yang tidak bisa meneruskan sekolah hingga turun ke jalanan.

TINJAUAN IKHTISAR
Jadi motivasi juga bagi diriku kak
Cerpen kali ini banyak tentang ujian masuk perkuliahan ya
Bagus kak tulisannya
BAGIKAN
Berita sebelumyaCerpen : Me and My Brother in 2003
Berita berikutnyaPuisi : Ilmu Ubah Suai Peradaban
Mas Hafiz
Yang terpenting saat ini adalah bagaimana caranya kita menyediakan media pembelajaran untuk anak. Dan menciptakan generasi muda yang berkualitas dan mempunyai wawasan yang luas.

LEAVE A REPLY