Cerpen : Tuhan Masih Menyayangiku

0
64
Cerpen : Tuhan masih menyayangiku
Cerpen : Tuhan masih menyayangiku

Web portal pendidikan – Cerpen kali ini berjudul Tuhan masih menyayangiku, yang dikirimkan oleh salah satu peserta dalam ajang lomba cerpen nasional bersama belapendidikan.com. Untuk lebih lengkapnya dapat kita lihat sebagai berikut.

1Cerpen : Tuhan Masih Menyayangiku (Bagian Pertama)

Matahari pagi membangunkanku dari tidur yang nyenyak, cahayanya diam-diam menyelinap masuk ke celah jendela kamarku, angin yang sejuk berhembus terasa menusuk sampai ke tulangku, jendela rumahku bernyanyi saat tertiup angin.

Aku mulai berjalan ke arah jendela, ku buka jendela dan menghirup udara segar di pagi ini, ku lihat raja siang telah keluar dari ufuk timur. Mataku masih terasa sangat berat, gaya gravitasi dari tempat tidurku sangat menarikku untuk tetap tidur.
Tiba-tiba terdengar suara yang menggelegar di gendang telingaku.

“Ina cepat bangun, nanti kamu kesiangan”. Itulah suara yang selalu ku dengar setiap paginya.
“ Iya bu, aku sudah bangun”. Aku menjawabnya dengan keadaan masih setengah mengantuk.

Dengan malasnya ku langkahkan kakiku ke kamar mandi, setelah mandi tubuhku terasa telah di carger kembali begitu segar rasanya. Setelah aku siap, aku langsung bergegas untuk berangkat sekolah. Tiba-tiba ibu berteriak dari arah dapur “ Ina jangan lupa sarapan dulu”. Teriak ibu.

“ Nggak sempat lagi bu, aku sarapan di sekolah saja”. Jawabku Ibu masih saja tetap menyuruhku untuk sarapan, tapi aku tak menghiraukannya, aku langsung menancap gas sepeda motorku dengan kelajuan sedang.
Tiba di sekolah aku langsung memarkirkan motor kesayanganku ini.
Tap……Tap….Tap…..

Langkah kakiku menggema ke seluruh koridor, pagi ini masih terasa sangat sepi, sudah menjadi kebiasaanku untuk berangkat lebih awal dari siswa lainnya. Sampai di kelas aku duduk di kursiku yang berada di barisan paling depan, aku membuka halaman demi halaman bukuku ini, aku mencoba untuk memahami semua materinya.

Bel pun berbunyi, semua siswa berbondong-bondong masuk ke kelas. Suasana di kelas pagi ini sudah diisi oleh perbincangan-perbincangan siswa yang tengah membicarakan materi untuk ujian.

Ya, hari ini sekolahku akan mengadakan ujian semester pertama. Pengawas pun datang dengan membawa soal-soal ujian yang menakutkan bagi kami. Saat mengerjakan soal ujian perasaanku merasa gelisah aku tak fokus mengerjakannya. Jarum jam terus berdetak, seolah-olah mengingatkanku untuk segera menyelesaikan ujian karena waktu akan segera berakhir.

“ Anak-anak waktu akan segera selesai”. Suara pengawas itu menyadarkanku dari lamunan. Aku dengan segera menyelesaikan ujianku.
“ Ayo cepat dikumpul ujiannya”. Perintah pengawas kepada kami semua. Aku dengan segera memberikannya kepada pengawas.

TINJAUAN IKHTISAR
Bagus kak
Terhanyut Dibuatnya
Tema nya dalam
Bagus tulisannya
BAGIKAN
Berita sebelumyaCerpen : Cinta dan Sahabat
Berita berikutnyaHadiah Dari Orang Yang Tidak Kucinta
Mas Hafiz
Yang terpenting saat ini adalah bagaimana caranya kita menyediakan media pembelajaran untuk anak. Dan menciptakan generasi muda yang berkualitas dan mempunyai wawasan yang luas.

LEAVE A REPLY