Web portal pendidikan – Artikel kali ini akan kita bahas mengenai dasar ekologi masyarakat dan hukum. Untuk penjelasan lebih lanjut dapat kita simak dibawah ini.

Dasar Ekologi Masyarakat dan Hukum

Lapisan bawah materiil dari masyarakat, yang pada dasarnya bersifat demografis dan geografis, yakni volume serta kepadaian penduduk, cara penyebarannya di bumi, dan bahkan sifat penyebarannya.

Tidak dapat disangkal lagi adalah faktor faktor dari gerak umum kehidupan sosial (tujuan penelaahan morfologi sosial dalam arti yang sebenarnya) dan gerak seginya yang khusus, yakni ekonomi, moralitas, dan sebagainya. Menurut Hallbwachs itu dinamakan morfologi sosial dalam arti seluas luasnya dari istilah itu.

Durkheim, Mauss, dan Halbwachs menelaah akibat serta pengaruh volume serta kepadatan penduduk dalam masyarakat, mereka menegaskan bahwa kepadatan materiil sendiri dapat dipengaruhi oleh kepadatan moral (khususnya kepercayaan hukum, lambang lambang serta nilai nilai hukum).

Karena kepadatan moral itu sedemikian berubah rupanya akibat perbuatan manusia secara kolektif dan diresapi dengan pola pola, gagasan gagasan serta nilai nilai yang dianggap ada oleh budi kolektif.

Durkheim yakin dapat membuktikan bahwa didalam masyarakat yang bersifat ekstensif dan sangat padat penduduknya hukum restitutif (bersesuaian dengan kesetiakawanan organis memegang peranan penting daripada hukum menggunakan contoh khusus tentang perubahan menurut musim dalam masyarakat Eksimo.

Berusaha menunjukan betapa sistem hukum suku primitif berlainan dalam musim dingin dari dalam musim panas.

Hukum musim dingin, sangat erat hubungannya dengan hal bertempat tinggal bersama, kenangan akan klen, dan diresapi oleh agama dan tendensi kolektivitas.

Hukum musim panas, yang mengatur kehidupan keluarga kecil yang bertebaran, mempunyai sifat yang lebih menguntungkan individualisme.

Halbwachs menunjukan berbagai akibat dari luas tanah serta kepadatan penduduk dan cara berkumpul terhadap organisasi kehakiman, struktur dan berfungsinya pengadilan, hubungan antara hakim dan mereka yang tunduk kepada pengadilan, dan rezim rezim politik.

Pandangan Dasar Ekologi Masyarakat dan Hukum

Semua pandangan ini, yang dengan sendirinya bersifat sangat instruktif, memerlukan lebih banyak penelitian dan konkretisasi. Selain itu mereka harus berhubungan dengan berbagai tipe kualitatif, dari masyarakat yang serbameliputi.

Pada hakikatnya pengaruh dasar morfologis terhadap hukum dan sebaliknya sistem hukum terhadap dasar morfologis, berbeda dalam berbagai tipe masyarakat dan dalam sejarah kehidupan satu tipe khusus.

Karena itu, diperlukan penyelidikan yang luas untuk mengetahui pentingnya “Kepadatan materiil” masyarakat dari berbagai struktur bagi kehidupan hukum.

Tampaknya tidak perlu dipersoalkan lagi bahwa besar sekali pengaruh dalam masyarakat primitif dan patriarchal, juga besar.

Dan juga selama perpindahan bangsa – bangsa yang luas yang terjadi tidak lama sebelum masuknya abad pertengahan.

Faktor Ekologis

Faktor Ekologis tidak begitu tegas pengaruhnya terhadap sistem hukum kota dan feodal, malahan kurang sekali terhadap sistem hukum borjuis sekarang.

Namun, faktor ini mempengaruhi dasar materiil dari masyarakat (khususnya hubungan antara kelahiran dan kematian, perpindahan kota – desa dan perpindahan regional serta internasional) dan bukannya tergantung kepadanya.

Kesimpulan umum satu satunya yang tampaknya tidak dapat diterima ialah, sebagaimana yang dikatakan oleh Halbwachs, bahwa dasar morfologis tampaknya mempunyai pengaruh yang lebih mendalam atas hukum dan ekonomi daripada atas agama atau atas moral dan pengetahuan.

Hukum lebih berpengaruh daripada agama dan moral, ada hubungannya dengan kenyataan lahiriah, dengan kekuatan kolektif yang sebenarnya, dengan orang orang serta benda benda dalam arti bahwa dia mendapat tempat didalam milieu ruang.

Perlawanannya terhadap aktivitas kolektif yang kreatif khususnya kuat dalam lapangan hukum. Kenyataan ini membawa kita langsung kepada masalah hubungan antara hukum dan ekonomi, yakni kepada analisis peranan faktor lain dalam transformasi (perubahan bentuk) kenyataan hukum.


Terima kasih sudah membaca artikel tentang Dasar Ekologi Masyarakat dan Hukum. Kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan yang sebesar besanya dari pengunjung belapendidikan.com. Silahkan berkomentar dibawah ini.

Mas Hafiz
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi belapendidikan.com