Gerakan Cerdas Berdemokrasi

Gerakan cerdas berdemokrasi

Web portal pendidikan – Gerakan demokrasi yang sering kita lihat adalah demonstrasi, salah satu gerakan untuk membela diri, membela suatu kepentingan orang banyak. Tapi tahukah kamu, hal seperti itu bisa kita rubah dengan lebih baik. Gerakan cerdas berdemokrasi, untuk tema kali ini ga kalah menariknya loh. Yuk coba kita lihat penjelasannya dalam artikel berikut ini.

Gerakan Cerdas Berdemokrasi

Kata DEMOKRASI sering sekali didengungkan. Hampir semua kalangan tahu bahkan pernah mendengar kata demokrasi. Terutama, memasuki musim pilkada lebih-lebih pemilu, yang kini tengah berlangsung baik tahapan Pilkada Serentak 2018 maupun Pemilu Serentak 2019 –Pilpres dan Pileg- yang akan datang.

Kata demokrasi menjadi jargon bagi setiap kalangan baik pelaku politik, kandidat, maupun masyarakat biasa, termasuk di dalamnya kalangan anak muda. Namun apakah mereka paham tentang demokrasi? Tunggu dulu. Banyak sekali orang yang berbicara tentang demokrasi. Tapi padahal belum tentu semua orang paham apa itu demokrasi.

Secara bahasa demokrasi mengandung dua kata yaitu demos dan kratos. Keduanya, adalah kata yang menjadikan cikal bakalnya istilah ‘demokrasi’ yang saat ini dikenal di seluruh dunia. Demos berarti rakyat dan kratos berarti pemerintahan.

Jadi secara harfiah, demokrasi artinya ‘pemerintahan oleh rakyat’. Sedangkan Negara yang demokratis berarti Negara yang meletakkan kedaulatan tertingginya berada di tangan rakyat. Jadi Negara yang demokratis adalah Negara membuka ruang untuk berpartisipasi bagi masyarakat.

Demokrasi akan menyediakan peluang yang lebih besar agar kebutuhan kita terpenuhi oleh Negara. Sebab, karena dengan keterlibatan itu maka kita bisa mudah mengaspirasikan kepentingan dalam ketentuan kebijakan yang diambil dari Negara untuk kesejahteraan kita.

Yang terpenting adalah, demokrasi mampu mendorong terbentuknya pribadi warga Negara yang lebih berkualitas karena demokrasi menjamin partisipasi dan mengakui hak dan kebebasan setiap warga Negara.

Lantas apa pentingnya Pemilu dalam sebuah Negara demokrasi?

Untuk apa sebenarnya pemilu ? Sebenarnya masyarakat membutuhkan orang yang mengelola kepentingan mereka.

Nah salah satunya pemilu yang dilakukan untuk memilih si pengelola. Di Indonesia, pemilu adalah metode untuk memilih wakil rakyat (legislatif) dan pemimpinan pemerintahan (kepala daerah) dan memilih presiden dan wakil presiden.

Ada beberapa jenis pemilu, yaitu ada pemilu hanya memilih legislatif, kemudian legislatif memilih pimpinan pemerintahan. Inilah yang disebut dengan pemilu sistim parlementer. Sedangkan Negara kita memilih secara langsung wakil rakyat, presiden dan kepala daerah, dan ini disebut dengan sistem presidensil.

Pemilu juga salah satu bagian penting dari pendidikan politik. Dengan pemilih, kita dapat belajar tentang hak-hak dasar sekaligus juga tanggung jawab sosial. Dalam pelaksanaannya, kualitas pemilu adalah hal yang sangat penting.

Salah satunya soal partisipasi pemilih yang turut memberikan suara bagi masyarakat yang sudah mempunyai syarat sebagai pemilih. Bagaimana dengan (golongan putih) Golput ?. Paradigma golput tentu tidak baik di kehidupan berbangsa dan bernegara. Olehnya, penting bagi kita ikut untuk memberikan suara dengan menggunakan hak pilih.

Apakah Partisipasi Hanya Berguna Untuk Memberikan Suara Saja ?

Partisipasi bukan hanya memberikan suara pemilu, akan tetapi memberikan perhatian untuk memastikan bahwa pemilu dilaksanakan dengan cara yang baik dan berkualitas. Ini tentunya untuk kepentingan rakyat, sebagaimana sering dikatakan bahwa demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Pemilu memiliki arti penting sebagai salah satu prosedur utama dalam demokrasi. Oleh karena itu,arti penting pemilu yang utama adalah sebagai sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat .

Memang seringkali dikatakan bahwa pemilu adalah sarana menuju demokrasi. Namun sebagai sebuah sarana, pemilu bisa baik, bisa juga buruk. Itu tergantung pada kualitas pelaksanaan pemilu itu sendiri. Banyak negara otoriter yang juga menerapkan pemilu.

Hanya saja, pemilu mereka penuh rekayasa. Hasil pemilu sudah diatur. Apakah ini pemilu yang demokratis? Tentu saja tidak. Pemilu yang demokratis adalah plilihan rakyat, bukan rekayasa.

Untuk mewujudkan pemilu yang berkualitas, warga Negara harus bebas dalam meng ekspresikan hak-hak dasarnya. Bukan hanya bebas, tetapi warga Negara yang memenuhi hak pilih juga harus bisa menentukan pilihan secara mandiri tanpa ada paksaan dan tekanan dari pihak mana pun termasuk keluarga dekat.

Yang harus dilakukan pertama tentu partisipasi masyarakat yang seluas-luasnya sehingga pemilu mampu memberikan hasil sesuai dengan keinginan masyarakat. Apalagi ada istilah semakin tinggi partisipasi masyarakat, semakin respresentatif pula hasil sebuah pemilu.

Artinya hasil pemilu lebih mewakili banyak orang dari pada jika hanya golongan tertentu yang ikut memilih.

Komitmen Pengawasan Dalam Gerakan Cerdas Berdemokrasi

Yang tidak kalah penting adalah pengawasan yang terus-menerus oleh seluruh masyarakat. Ini tentu sangat berdampak untuk mencegah munculnya penyimpangan pemilu.

Apalagi persaingan politik dalam pemilu itu sangat kuat. Hal itu sangat mudah mendorong memperoleh suara yang sebanyak-banyaknya. Kecenderungan semacam ini tak bisa dihalalkan sama sekali, maka fungsi pengawasan langsung oleh masyarakat akan bisa meminimalisirnya.

Yang penting lainnya, yaitu partisipasi aktif masyarakat dalam pemilu sebagai sarana pendidikan politik yang paling efektif. Apalagi dalam pemilu aktifitas politik paling pesat.

Jadi pengetahuan politik yang luas bagi semua kalangan masyarakat adalah salah satu aspek penting bagi masyarakat untuk mewujudkan sistem politik yang lebih demokratis dan lebih berkualtas.

Terakhir, bukan hanya substansi dari demokrasi dan pemilu saja yang penting. Tetapi persoalan teknis juga ikut menyumbang bagi pemilu yang sukses dan berkualitas. Itu karena pemilu membutuhkan proses perencanaan yang matang, untuk kelanjutan semua program dan tahapan, yang teratur yang bisa dipertanggungjawabkan.

Bagaimana dengan ulasan gerakan cerdas berdemokrasi diatas ? Tertarik untuk ikut berpartisipasi ? Kita harus tahu dulu apa itu demokrasi dan setelah itu baru bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari hari. Mari sukseskan pemilu yang aman dan tertib. Negara kita adalah negara demokrasi, kekuasaan ada ditangan rakyat, kita harus menjaga negara ini tetap daulat. Sukseskan pemilu, dan majukan Indonesia.

Penulis : Asriyadi, S.Sos I
Penulis adalah Anggota Komisioner Divisi Teknis KPU Kabupaten Sarolangun.

2 Comments

  1. tantowi arnoldi

    bener min, harus ada langkah tegas untuk membuat suatu gerakan cerdas berdemokrasi

    • administrator

      iyaaa, masnya ada saran gebrakan apa untuk membuat suatu gerakan cerdas ?

About

Yang terpenting saat ini adalah bagaimana caranya kita menyediakan media pembelajaran untuk anak. Dan menciptakan generasi muda yang berkualitas dan mempunyai wawasan yang luas.