Integritas Peran Keluarga, Lembaga Pendidikan dan Masyarakat Dalam Membentuk Karakter Anak

oleh
integritas peran keluarga dalam membentuk karakter anak
integritas peran keluarga dalam membentuk karakter anak

Web portal pendidikan – Menurut kamu, apakah integritas peran keluarga bisa membantu dalam membentuk karakteristik anak ? Nah, disini lah dapat kita ulas bagaimana peran keluarga, lembaga pendidikan serta masyarakat bisa membentuk pola karakteristik anak.

Urgensi Pendidikan

Pendidikan menempati posisi penting dalam kehidupan seseorang. Pendidikan dapat menghantarkan diri seseorang menjadi pribadi yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman. Selain dapat memberikan manfaat bagi pribadi, pendidikan juga memberikan ruang bagi seseorang untuk dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Pada posisi ini, pendidikan merupakan pengejewantahan dari hadis Rasulullah Saw yang menyatakan bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain (khoirunnas anfa’uhum linnas).

Kemanfaatan pendidikan juga dapat dirasa setelah seseorang meninggalkan dunia (di akhirat). Dalam salah satu ungkapannya, Rasulullah Saw. memberi penegasan bahwa ilmu yang bermanfaat akan memberikan dampak positif bagi para pencarinya. Pendidikan menentukan kebahagiaan seseorang di dunia dan di akhiratnya.

Sebaliknya, tanpa pendidikan seseorang akan kesulitan dalam menghadapi masa depannya. Ketika di dunia tanpa ilmu (hasil proses pendidikan), kesengsaraanpun akan sulit untuk dihindari. Pendidikan merupakan usaha seseorang untuk meningkatkan diri dalam segala aspek, yang akan memberi dampak positif baik bagi individu seseorang atau bagi bangsanya secara umum.

Pendidikan Karakter

Model pendidikan yang saat ini didambakan oleh banyak orang adalah pendidikan karakter. Bahkan, model ini menjadi tujuan pendidikan nasional, sebagaimana tersebut dalam UU Sisdiknas No. 20 tahun 2003. Model pendidikan ini diyakini mampu mencetak anak didik yang berkualitas baik dari sisi intelektual, spiritual, ataupun kesalehan sosial.

Jito Subianto, pakar pendidikan di Lembaga Peningkatan Profesi Guru Jawa Tengah, dalam penelitian ilmiahnya menyatakan bahwa karakter yang dimaksudkan dalam “pendidikan karakter” ialah perilaku nilai-nilai manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, sesama manusia, lingkungan, diri sendiri dan bangsa secara umum, yang diejewantahkan dalam adat istiadat, budaya, tata krama, hukum, pemikiran, sikap, perasaan dan perbuatan yang dilandasi norma-norma agama (2013).

Dalam makna lain, pendidikan karakter dapat diartikan sebagai upaya seseorang dalam rangka meningkatkan kualitas dirinya dengan tidak keluar dari nilai-nilai yang berhubungan dengan komponen-komponen yang telah disebutkan di atas.

Baca : Pendidikan anak usia dini, cerminan generasi mendatang

Bagi anak didik (khususnya siswa setingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama), pendidikan karakter sangat penting untuk ditekankan. Dengan pendidikan karakter, anak didik akan dibentuk dan disiapkan untuk menjadi manusia yang memiliki kepribadian baik dengan cara natural dan tanpa paksaan, apalagi kekerasan.

Pendidikan karakter akan menjamin seorang anak memiliki karakter yang baik ketika sudah dewasa atau ketika berada di luar lingkungannya. Melalui pendidikan karakter yang salah satu basisnya adalah nilai-nilai ketuhanan (agama), anak didik akan terbiasa untuk menjauhi perbuatan-perbuatan yang dilarang agama dan atau negara.

Pendidikan karakter juga bukan saja berfungsi sebagai media untuk membentuk kepribadian seorang anak yang bermartabat bagi diri dan lingkungannya, akan tetapi juga menjadi media untuk mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Berkowitz, Battistich dan Bier (2008) yang menegaskan bahwa dalam pendidikan karakter, variabel yang ditekankan dalam proses pendidikannya mencakup pembentukan karakter yang baik bagi seorang anak dan juga karakter akademis melalui prestasi-prestasi.

Tentang Penulis: Redaksian

Mas Hafiz
Yang terpenting saat ini adalah bagaimana caranya kita menyediakan media pembelajaran untuk anak. Dan menciptakan generasi muda yang berkualitas dan mempunyai wawasan yang luas.

2 thoughts on “Integritas Peran Keluarga, Lembaga Pendidikan dan Masyarakat Dalam Membentuk Karakter Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *