Menerobos Ketakutan dalam Berbisnis

menerobos ketakutan dalam berbisnis

Web portal pendidikan – Selamat pagi sobat belapendidikan.com, kali ini kita akan bahas bagaimana menerobos ketakutan dalam berbisnis. Untuk lebih lengkapnya dapat kita simak di artikel berikut ini.

Menerobos Ketakutan Dalam Berbisnis

Tidak jarang kita dihadapkan pada situasi dimana muncul keraguan terhadap diri sendiri pada saat akan melakukan sesuatu. Seringkali berujar dalam hati, “saya belum siap”, atau mungkin “saya tidak ingin menyesal nantinya”.

Kata-kata ini seperti menjadi hal yang lumrah. Parahnya, kita terkadang larut dalam kondisi tersebut, hingga kemudian terpuruk dalam ketakutan dan ketidakberdayaan.

Informasi ini penulis khusus kan, buat kalian-kalian yang telah memiliki segudang rencana dalam hidup, tapi ragu untuk memulai. Kembali, informasi ini sebagian besar saya dapatkan dari orang-orang yang sudah berhasil melewati masa sulit berperang dengan diri sendiri hingga sekarang telah berhasil menaklukkan ketakutan yang mereka miliki dan mencapai kesuksesan.

Berikut ini beberapa alasan munculnya ketakutan yang biasa dialami oleh pemula dalam berbisnis, yaitu sebagai berikut :

1. Evaluasi Diri

Mengevaluasikan diri

Mengevaluasikan diri

Sepertinya kita sepakat bahwa kemampuan setiap orang berbeda-beda. Kunci awal dari aksi yaitu ukur kemampuan diri. Dalam berbisnis memang dibutuhkan keberanian,-tapi bukan berarti gegabah.

Kita perlu mengukur kemampuan diri baik dari sisi finansial, skill/kemampuan, dan jaringan yang kita miliki. Selain itu, kita juga perlu mengindentifikasi kebutuhan pasar. Kira-kira apa yang dibutuhkan lingkungan sekitar dengan volume banyak dan intensitas tinggi.

Hal ini dilakukan agar anda bisa memiliki basis data yang kuat. Sebab ketakutan biasanya muncul dan terbangun karena ketidaktahuan. Bisa jadi dengan lengkapnya informasi yang anda miliki, ketakutan itu akan berbalik menjadi keberanian.

2. Mulai Keluarkan Modal

mulai keluarkan modal

Jika ingin memulai bisnis jangan takut untuk mengeluarkan modal

Sederhananya, jika anda hanya memiliki modal Rp.1000 untuk berbisnis. Sedangkan hitungan rencana biaya yang anda butuhkan sebesar Rp.2000. Tidak perlu khawatir dan mempermasalahkan hal tersebut. Gunakan saja Rp.1000 tersebut untuk belanja barang dsb.. Biarkan dia menyusut dan nikmati saja prosesnya.

Apa yang anda gunakan adalah untuk keperluan yang baik dan produktif. Tidak usah ragu, sebab teori dasar menyatakan bahwa rezeki sudah diatur mulai dari jumlahnya, sumbernya, bahkan bentuknya.

Lawan ketakutan logika hitung anda dengan mulai membelanjakan modal yang ada. Dengan menipisnya modal yang anda miliki, akan muncul rangsangan baru, bagaimana caranya agar modal itu terus bertambah dan berguna. Ini secara otomatis akan menjadi alat picu bagi anda agar tetap dapat menggerakkan roda bisnis yang sedang anda kendalikan.

3. Kompetitor Sebagai Mitra

Jadikan kompetitor sebagai mitra bisnis anda

Jadikan kompetitor sebagai mitra bisnis anda

Replikasi bisnis memang tidak mudah. Anda seringkali dihadapkan dengan eksistensi dan capaian dari usaha sejenis yang akan anda geluti. Apalagi, lokasi usahanya berdekatan dengan lokasi yang akan anda gunakan.

Bisnis memiliki etika dan jiwa. Kompetitor bukanlah musuh. Jadikan mereka mitra kerja yang baik. Kompetitor hakekatnya sebagai lawan kompetisi agar kita bisa menjadi lebih kompetitif.

Fokus saja perbaiki kelemahan di sisi anda sendiri. Bila perlu, pelajari dengan detail dan serius bagaimana kompetitor anda bisa berhasil. Bangun kemitraan yang membangun satu sama lain. Ingat, pada saat itu hanya anda berbagi rezeki. Hanya cara dan jumlah yang berbeda. Berkahnya anda yang atur.

Prinsipnya rezeki sudah ada yang atur. Tinggal jalankan segala bentuk ikhtiar dan doanya. Negara kita kekurangan sosok-sosok kreatif yang kiranya dapat memberikan kesempatan bagi orang lain. Jika anda telah memiliki ide dan semangat. Mulailah !.

Bagaimana ? Apakah anda sudah berhasil menerobos ketakutan dalam berbisnis ? Intinya adalah anda harus percaya kepada diri anda sendiri bahwa anda bisa melakukannya. Jangan takut akan kegagalan dalam berbisnis, karna kegagalan merupakan tolak ukur kita untuk bangkit dan memulai dengan lebih baik lagi.

Penulis : Brilyan Anindya Dayfi
Email : brilyananindya@gmail.com

Tags: ,

6 Comments

  1. yudi effendi

    Oohh berarti disini yg dimaksud kompetitor sebagai mitra, kompetitor itu sebagai tolak ukur usaha kita ya mas ? Misalnya kita melihat bagaimana usaha mereka sukses dan terus kita contohin ? ..
    Saya kira td kompetitor sebagai mitra itu kita mengajak lawan bisnis kita utk bekerja sama

    • Brilyan Anindya Dayfi

      Benar mas. Dengan bekerjasama dengan kompetitor. Kita akan mengetahui lebih dalam, bagaimana mereka bisa berhasil membesarkan usaha yang mereka jalani.

  2. renaldi yosefa

    Makasih mas, artikelnya sangat membantu saya yg ingin buka usaha

    • Brilyan Anindya Dayfi

      Sama-sama mas renaldi yosefa. Senang bisa berbagi.

  3. roby dian saputra

    cocok nih buat saya lakukan, sebenarnya saya sempat takut untuk memulai bisnis. Tapi karna melihat orang lain sukses berbisnis saya jadi ikut terpacu semangat dalam berbisnis.. Nah dengan adanya artikel ini dapat membantu saya mengatasi rasa takut saya… makasih gan artikelnya sangat membantu

  4. Brilyan Anindya Dayfi

    Sama-sama Mas Roby. Senang bisa berbagi.

About

Professional Nurse, Nurse Manager, Community Development, Enterpreneur, Speakers.