Web portal pendidikan – Selamat pagi sobat belapendidikan, kali ini kita kedatangan artikel yang berkaitan dengan anak. Judul yang dikirimkan pada pagi hari ini yaitu “Para orangtua wajib membiarkan anaknya bermain”.

Menurut sobat belapendidikan, apakah wajib bagi orangtua untuk membiarkan anaknya bermain ? Untuk menemukan jawabannya, simak ulasan artikel berikut.

Para Orangtua Wajib Membiarkan Anaknya Bermain


Masa anak usia dini merupakan masa dimana ananda bermain. Ketika kita tanya kepada ananda, apa yang paling ananda suka?, pasti sebagian besar ananda menjawab bahwa yang paling mereka sukai adalah bermain.

Walaupun hanya bermain, masa ini merupakan masa dimana ananda benar-benar berkembang, atau sering kita dengar masa anak-anak merupakan masa keemasan (golden age).

Bunda, dunia ananda saat ini adalah bermain, biarkan mereka bahagia dengan bermainnya. Bermain tidak hanya membahagiakan ananda, justru perkembangan ananda akan lebih baik melalui bermainnya.

Dunia ananda bukanlah dunia belajar, mengapa dikatakan dunia ananda bukan dunia belajar?


Karena, masa anak usia dini ini merupakan masa dimana ananda untuk bermain.

Akan tetapi bukan dunia belajar disini, bukan bermaksud bahwa dunia ananda benar-benar bukan dunia belajar, anak usia dini tidak belajar selayaknya orang dewasa melalui metode membaca, menulis, dan berhitung, metode  yang digunakan dalam anak usia dini lebih kepada belajar melalui bermain.

Baca : Calistung (Membaca, menulis, dan berhitung) permainan asyik bagi anak

Dengan metode belajar melalui bermain, ananda akan lebih cepat dalam meningkatkan perkembangannya.

Kurangnya kesadaran bunda dan ayah terhadap pentingnya pendidikan usia dini pada ananda dapat mengakibatkan ananda mengalami keterambatan perkembangan.

Lalu bagaimanakah metode belajar melalui bermain yang dapat meningkatkan perkembangan ananda ?

Anak anak lagi bermain sambil belajar
Anak anak lagi bermain sambil belajar

Dalam memberikan permainan bagi ananda, kita juga perlu melihat aspek perkembangan apapkah yang dapat dikembangan melalui permainan tersebut.

Selain itu, ketika ananda bermain kita perlu mengawasi tanpa membantu, kecuali ananda benar-benar butuh bantuan orang dewasa. Bunda, biarkan ananda bermain.

Melalui bermain, ananda dapat meningkatkan berbagai aspek perkembangan, tidak hanya perkembangan kognitif saja.  Jika bunda masih berfikiran pada masa anak usia dini harus sudah bisa membaca, menulis, dan berhitung, maka bunda salah besar.

Baca juga : Game dan Interaksi sosial saling berhubungan, cocok untuk perkembangan anak

Justru pada masa usia dini, kita harus menanamkan karakter ananda dan seluruh aspek perkembangan, termasuk sosial emsional.  

Maka dari itu, mulai sekarang marilah bunda semua biarkan ananda belajar melalui bermain saja, jangan paksakan ananda harus sudah bisa ini dan itu.

Bunda, jika ingin ananda bahagia, dan aspek perkembangannya terpenuhi, bunda tidak perlu memberikan jam tambahan kepada ananda.

Bunda cukup membiasakan ananda untuk belajar melalui bermainnya. Dalam bermain bunda bisa tambahkan konsep angka, huruf, dan lainnya.

Melalui hal tersebut ananda akan faham dengan sendirinya tanpa ada paksaan, berbeda ketika bunda memberikan jam belajar tambahan melalui LES, atau yang lainnya. Mulai sekarang, mari kita ajak ananda belajar sambil bermain.

Artikel ditulis oleh Ari Masrokhah, Seorang mahasiswa STAINU, Temanggung.


Terima kasih sudah membaca artikel tentang para orangtua wajib membiarkan anaknya bermain. Kamu bisa memberikan kritik dan saran melalui kolom komentar yang telah disediakan dibawah. Dan nantikan kembali artikel edukasi lainnya dari kami.

Kamu juga bisa menulis karyamu di belapendidikan, dibaca jutaan pengunjung, dan bisa menghasilkan jutaan rupiah. Klik disini untuk kirim tulisan, atau bisa lewat email kami [email protected]

Mas Hafiz
Seorang blogger amatir yang hobinya nulis, tidak terikat instansi apapun. Jika kamu mempunyai hobi yang sama, mari kita bangun situs ini lebih baik. Mencerdaskan seluruh pembaca adalah niat dan tujuan situs ini berdiri.