Pendidikan Pemilu Bagi Pemilih Pemula

Pendidikan pemilu bagi pemilih pemula

Web portal pendidikan – Selamat siang sob, Sebentar lagi kita akan menghadapi yang namanya pemilukada atau yang dimaksud pemilihan kepala daerah. Nah, disini saya akan memberikan suatu ulasan mengenai Pendidikan pemilu bagi pemilih pemula. Untuk lebih lengkapnya dapat kalian simak dalam artikel berikut.

Pendidikan Pemilu Bagi Pemilih Pemula

Melalui pemilukada, penduduk sebagai aktor utama pemilih berhak untuk memberi tambahan suaranya sesuai niat hati nuraninya sendiri, tanpa perantara dalam memilih kepala daerah.

Dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah diterapkan prinsip demokrasi. Sesuai dengan pasal 18 ayat 4 UUD 1945, kepala daerah dipilih secara demokratis. Dalam Undang Undang NO.32 Tahun 2004, tentang Pemerintahan Daerah, diatur dan dimuat mengenai pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang dipilih secara langsung oleh rakyat, yang diajukan oleh partai politik atau gabungan dari partai politik.

Sedangkan didalam perubahan UU No.32 Tahun 2004, yakni UU No.12 Tahun 2008, Pasal 59 ayat 1b, calon kepala daerah dapat juga diajukan dari calon perseorangan yang didukung oleh sejumlah orang.

Pemilihan umum merupakan sarana demokrasi guna mewujudkan sistem pemerintahan Negara yang berkedaulatan rakyat. Pemerintahan Negara terbentuk melalui pemilu itu adalah yang berasal dari rakyat, dijalankan sesuai dengan kehendak rakyat yang diabdikan untuk kesejahteraan rakyat.

Pemilih pemula di Indonesia pada umumnya masih Pelajar tingkat SLTA dan Mahasiswa, sehingga problem yang terjalin bersama pemula muda, harus dipandang lebih penting.

Karena mereka yang dianggap paling rentan terhadap pengaruh – pengaruh negatif, sehingga dalam pemilu, mereka yang tidak cukup dipandang sebelah mata, tapi mereka memerlukan pendekatan yang lebih nyata melalui program- program.

Dalam pemilu, jika pemula muda benar – benar menurut apa yang sudah menjadi peraturan Negara. Maka, mau tidak mau tetap wajib terlibat dalam proses pemilihan, sehingga mereka perlu adanya pengarahan agar tidak terindikasi dari budaya – budaya yang tidak cocok dengan ajaran agama.

Pemilih pemula dan pemilih muda sangat berbeda. Pemilih pemula adalah orang yang baru mempunyai hak untuk memilih, sedangkan pemilih muda bisa dikatakan orang yang mempunyai hak untuk memilih dan pernah memilih, sehingga antara pemilih muda dan pemilih pemula sangat berbeda.

Apakah Pendidikan Pemilu itu Wajib Bagi Pemilih Pemula ?

Dalam dunia pendidikan, mulai dari pemimpin sampai kepala desa yang dipilih langsung oleh rakyat, wajib mempunyai program memajukan dunia pendidikan. Namun bukan hanya dalam bentuk program saja, tapi harus dibuktikan dengan nyata.

Karena semua pelajar yang ada dalam kesatuan Negara, membutuhkan pendekatan dalam dunia pendidikan. Khususnya pelajar yang turut berperan sebagai pemilih pemula, karena umumnya dari mereka masih SLTA dan mahasiswa, sehingga mereka sangat butuh pendekatan itu karena berkaitan dengan masa depan.

Kebanyakan yang bisa berfikir panjang dalam memilih pemimpin adalah pemula muda. Sehingga mereka sangat menentukan jadi atau tidaknya pemimpin yang bisa dijadikan panutan. Semua itu membutuhkan pengajaran, pengarahan dan pendekatan, terutama pendidikan yang harus mendukung.

Semangat pemula muda untuk memiliki pemimpin yang adil, bijaksana dan bertanggung jawab, yang diwujudkan dengan pemilihan, mewarnai setiap kehidupan masyarakat,untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

Asas kerakyatan yang dimiliki sistem demokrasi di Indonesia, merupakan asas kesadaran untuk memiliki jiwa kerakyatan atau untuk menghayati kesadaran bahwa semua warga Negara mempunyai cita- cita yang sama, yaitu mengharapkan seorang pemimpin yang kharismatis, karena kekharismatisan seorang pemimpin sangatlah penting bagi kemajuan pemerintahan, terutama bagi pemula muda yang terlibat dalam pemilu.

Asas Langsung, umum, bebas rahasia Jujur dan Adil harus diterapkan dan tetap harus dijunjung tinggi, karena itu semua merupakan asas dalam pemilihan umum yang mesti diterapkan dalam proses pemilihan umum.

Selain Dalam Dunia Pendidikan, Apakah Pemilu Berdampak Dengan Bidang Lain ?

Selain dalam pendidikan pemilu sangat penting bagi pemula muda untuk mengajarkan kesanggupan diri untuk terjun kedunia politik. Kesanggupan sendiri maksudnya, kemampuan diri untuk melakukan sesuatu yang didukung oleh kemauan dan kesediaan, sehingga pengajaran tersebut bersifat sukarela tanpa adanya unsur paksaan.

Beberapa faktor yang turut mempengaruhi pilihan pemilih pemula adalah afilasi politik orang tua yang berpengaruh sangat kuat, begitu juga figur tokoh dan identifikasi politik yang ada di Lingkungan sekitar.

Hal hal tersebut menjadi faktor yang dapat mempengaruhi pikiran pemula muda dalam menentukan pilihannya. Sehingga dalam menentukan pilihan harus terdapatnya kemandirian yang kuat, sehingga tidak terbawa arus.

Agar pilihan yang menjadi sasaran utama rakyat untuk memiliki pemimpin yang sesuai dengan keinginan bersama yaitu ingin memiliki pemimpin yang tau akan tugasnya, bukan pemimpin yang tau akan jabatannya.

Dari pengalaman itu, pemula muda tentu secara tidak langsung mendapatkan pendalaman tentang kepemimpinan, sehingga pemilu juga dapat bermanfaat bagi pemula muda terutama sekali pemilih pemula.

Manfaat pemilu bagi pemilih pemula yang mayoritas pelajar, remaja dan mahasiswa, juga untuk mendidik dan mencerdaskan. Oleh karena itu, suara yang mereka berikan merupakan wujud kerjasama untuk mensukseskan pemilu.

Alasan Bahwa Pemilih Pemula Adalah Posisi Yang Penting Dalam Pemilu

Alasan pendidikan pemilu penting bagi pemilih pemula

Alasan bahwa pendidikan pemilu itu penting bagi pemilih pemula

Karena dikalangan pemilih pemula, pendidikan politik sangat rendah. Sehingga pemilih pemula bisa menduduki posisi terpenting dalam pemilu. Kerendahan pendidikan politik tersebut tidak setara dengan jumlah pemilih pemula yang sangat banyak. Oleh sebab itu partisipasi mereka terkadang dimanfaatkan sebagai sasaran buruan para calon.

Hubungan antara pemilu dengan pemilih sangatlah erat. Karena di dalam pemilu itu sendiri membutuhkan pemilih dan pemilih pun juga membutuhkan pemilu untuk dapat menentukan seorang pemimpin, karena Negara Indonesia menganut kedaulatan rakyat.

Dalam pemilu setiap pemilih memiliki hak untuk memilih siapa yang kira – kira bisa dijadikan panutan yang bertanggung jawab.

Karena dikalangan masyarakat khususnya dikalangan pemilih pemula. Perlakuan yang sesuai dengan kaedah dan kedudukan dalam masyarakat merupakan sebuah keadilan di dalam kehidupan sosial dan budaya. Oleh sebab itu, pemilu sangatlah penting dikalangan pemilih pemula.

Pendidikan Pemilih, dengan demikian, adalah usaha untuk menanamkan nilai-nilai yang berkaitan dengan pemilu dan demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kepada warganegara yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih dalam pemilu atau potensial pemilih dalam rentang waktu kemudian.

Dalam pendidikan pemilih, didalamnya mencakup semua pemberian informasi kepemiluan, pemahaman mengenai aspekaspek pemilu serta demokrasi. (Rumah Pintar Pemilu, KPU RI, Pedoman Pendidikan Pemilih, Hal: 2)

Salah satu bangunan pemilu yang demokratis adalah adanya pemilih yang cerdas dan partisipatif, yang di dalamnya termasuk pemilih pemula yang sudah berumur 17 tahun. Pemilih yang cerdas ialah pemilih yang mempunyai pemahaman, pengetahuan dan sikap yang terkait hak dan kewajiban sebagai warga negara, termasuk di dalamnya hak untuk berpartisipasi dalam proses politik atau pemilu.

“Penulis Adalah Pasca Sarjana Di Salah Satu Perguruan Tinggi Institus Agama Islam Negeri Yang Ada di Kerinci” Jambi.

Terima kasih sudah membaca artikel kami tentang Pendidikan Pemilu Bagi Pemilih Pemula. Untuk kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan demi pengembangan artikel ini lebih lanjut.

3 Comments

  1. adelia wahyuni

    bener banget mas, saya sepakat bahwa pemilih pemula adalah bagian terpenting dari pemilu .. Jika pemilih pemula ini tidak mempunyai cukup ilmu untuk memilih pemimpin yang baik, hal ini bisa dimanfaatkan oleh oknum oknum yang ingin bermain curang. Harusnya pihak KPU sebelum pemilu sosialisasi ke sma sma perlu ditingkatkan

  2. debby ranjani

    kita sebagai orang yang lebih tua harusnya mengajari anak anak kita sebagai pemilih pemula nantinya, bagaimana dia melihat calon pemimpin dari segi misi yang akan dia capai.. Bukan melihat seberapa gagah nya atau kaya nya calon pemimpin tersebut.

  3. nagita slavina

    penting banget nih buat calon pemilih pemula untuk mendapatkan ilmu tentang pemilu, agar kedepannya ga terjerumus atau mudah di provokasi oleh oknum oknum yang ingin menguntungkan dirinya sendiri

About

Yang terpenting saat ini adalah bagaimana caranya kita menyediakan media pembelajaran untuk anak. Dan menciptakan generasi muda yang berkualitas dan mempunyai wawasan yang luas.