Pengertian, Batasan dan Istilah Periklanan

oleh
pengertian dan istilah periklanan
pengertian dan istilah periklanan

Web portal pendidikan – Artikel kali ini akan kita bahas mengenai pengertian, batasan dan istilah periklanan . Untuk penjelasan lebih lanjut dapat kita simak dalam ulasan kali ini.

Pengertian, Batasan dan Istilah Periklanan

Lembaga pemasaran terkemuka yang ada di Inggris, yakni BCIM, mendefinisikan istilah pemasaran sebagai proses manajemen yang bertanggung jawab terhadap identifikasi, antisipasi, serta pemenuhan kebutuhan konsumen. Dan dalam waktu bersamaan menciptakan keuntungan bagi perusahaan.

Sedangkan institut periklanan Inggris mendefinisikan istilah periklanan sebagai pesan penjualan yang paling persuasif yang diarahkan kepada para calon pembeli yang paling potensial atas produk barang atau jasa tertentu dengan biaya yang semurah murahnya.

Sebagai bentuk informasi yang bersifat pasif, maka iklan atau advertise dapat juga kita artikan sebagai berikut ini

Advertising is a means of passively promoting products and services. It is conducted using audio and visual media, including printed material such a newspapers and magazines, posters, hoardings, and leaflets.

Advertising yang dalam bahasa Latin disebut advertere yang artinya mengalihkan perhatian, sehingga advertising dapatlah diartikan sebagai sesuatu yang dapat mengalihkan perhatian audience terhadap sesuatu.

Menurut pendapat Frank Jefkins periklanan memiliki tujuan membujuk konsumen untuk membeli.

Sedangkan menurut institute of Practioners in Advertising (IPA) periklanan didefinisikan sebagai suatu kegiatan yang mengupayakan suatu pesan penjualan yang sepersuasif mungkin kepada calon pembeli yang paling tepat atas suatu produk berupa barang atau jasa tertentu dengan biaya yang semurah murahnya.

Baca artikel : Satu artikel membawa sejuta manfaat bagi pembaca

Fred Danzing seorang editor Advertising Age pernah mengatakan bahwa iklan dapat membuat konsumen membeli suatu yang tidak dibutuhkan atau diinginkannya, bahkan si konsumen tersebut rela membayar dengan harga yang mahal.

Kemudian dikenal pula istilah advertorial, yaitu iklan dengan gaya penulisan redaksi, dengan ketentuan khusus dari masing masing media.

Iklan ini biasanya ditulis oleh redaktur media yang bersangkutan berdasarkan briefing dari advertiser. Setelah mendapat persetujuan Advertiser, iklan tersebut baru di muat di media dengan ketentuan harus mencantumkan kata “Advertorial“.

6 Elemen Definisi Standar Periklanan Yaitu :

  • Periklanan adalah bentuk komunikasi yang dibayar walaupun beberapa bentuk periklanan seperti iklan layanan masyarakat, biasanya menggunakan ruang khusus yang gratis atau membayar, tetapi dengan jumlah yang sedikit.
  • Selain pesan yang harus disampaikan harus dibayar, dalam iklan juga terjadi proses identifikasi sponsor. Iklan bukan hanya menampilkan pesan mengenai kehebatan produk yang ditawarkan, melainkan juga sekaligus menyampaikan pesan agar konsumen sadar mengenai perusahaan yang memproduksi produk.
  • Maksud utama kebanyakan iklan adalah untuk membujuk atau mempengaruhi konsumen untuk melakukan sesuatu. Di dalam iklan, pesan dirancang sedemikian rupa agar bisa membujuk dan mempengaruhi konsumen.
  • Periklanan memerlukan elemen media massa sebagai media penyampaian pesan. Media massa merupakan sarana untuk menyampaikan pesan kepada audiens sasaran.
  • Penggunaan media massa ini menjadikan periklanan dikategorikan sebagai komunikasi masal, sehingga periklanan mempunyai sifat bukan pribadi (nonpersonal).
  • Perancangan iklan harus secara jelas ditentukan kelompok konsumen yang akan jadi sasaran pesan. Tanpa identifikasi audiens yang jelas, pesan yang disampaikan dalam iklan tidak akan efektif.

Dari keenam elemen tersebut, Wells, Burnett, dan Moriarty (1996) mendefinisikan periklanan sebagai berikut :

Advertising is paid nonpersonal communicating from an identified sponsor using mass media to persuads of influence an audience.”


Jenis dan Bentuk Iklan

Secara garis besar, iklan dapat digolongkan menjadi 7 (tujuh) kategori pokok, yakni sebagai berikut:

  1. Iklan konsumen
  2. Iklan bisnis ke bisnis atau iklan antarbisnis
  3. Iklan perdagangan
  4. Iklan eceran
  5. Iklan keuangan
  6. Iklan langsung
  7. Iklan lowongan kerja

Baca artikel : Pasang iklan di situs belapendidikan

Dari jenis jenis iklan yang sudah disebutkan diatas, maka untuk selanjutnya yang menjadi pembahasan dalam artikel ini hanya terbatas pada iklan konsumen, dengan melihat perspektif hukum dalam rangka memberikan perlindungan bagi konsumen dari iklan yang menyesatkan (deception) dan mengandung unsur penipuan.

Pada dasarnya terdapat 2 (dua) maam barang yang umum dibeli masyarakat, yaitu barang konsumen, seperti bahan makanan, shampo, sabun dan sebagainya dan barang tahan lama seperti rumah, mobil, perhiasan.

Kemudian, di samping barang (goods) dikenal pula produk jasa konsumen. Selanjutnya semua produk barang dan jasa diiklankan melalui media massa, baik cetak maupun elektronik sesuai dengan lapisan sosial (social grades) tertentu yang henda di bidik oleh pelaku usaha.

Terima kasih sudah membaca artikel tentang Pengertian, batasan, dan istilah periklanan. Kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan yang sebesar besanya dari pengunjung belapendidikan.com. Silahkan berkomentar dibawah ini.

Tentang Penulis: Redaksian

Mas Hafiz
Yang terpenting saat ini adalah bagaimana caranya kita menyediakan media pembelajaran untuk anak. Dan menciptakan generasi muda yang berkualitas dan mempunyai wawasan yang luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *