Web portal pendidikan – Selamat siang sobat belapendidikan, kali ini kita akan bahas iklan yang dimanfaatkan dalam komunikasi politik. Didalamnya akan di eksplorasi tentang periklanan, pengertian iklan politik dan sejarah berkembangnya pemanfaatan iklan dalam komunikasi politik. Selengkapnya dapat kita simak dalam uraian dibawah ini.

Iklan (Periklanan)

pengertian iklan politik dan sejarah berkembangnya periklanan
pengertian iklan politik dan sejarah berkembangnya periklanan

Dunia periklanan memberikan kontribusi yang sangat besar dalam kemajuan komunikasi politik. Kontribusi dari dunia periklanan ini juga tidak lepas dari perkembangan teknologi televisi yang oleh Robert Denton disebutkan bahwa publik di Amerika Serikat harus mengucap terima kasih kepada peran televisi dalam kampanye politik.

Sebagaimana yang telah terjadi di Amerika Serikat, iklan politik di Indonesia dalam bentuknya yang modern dan benar benar tergarap secara profesional sebagai sebuah iklan, baru ada pasca reformasi.

Pada Order Baru, iklan politik di Indonesia mati suri dalam praktek komunikasi politik. Kajian tentang iklan politik di Indonesia juga menjadi tersendat sebagai akibat ketiadaan obyek kajian tentang iklan politik di Indonesia.

Pemerintah Order Baru yang menganut sistem politik yang otoriter dan sentralistik menjadikan komunikasi politik yang dikemas dalam strategi periklanan yang modern menjadi tidak maju.

Pasca orde baru, iklan politik semakin banyak yang bermunculan, bisa dilihat pada pemilu tahun 2004. Secara kuantitas terjadi peningkatan pesat dari iklan politik, terutama yang ditayangkan melalui televisi.

Peningkatan ini semakin melesat lagi di Pemilu tahun 2009, ketika partai politik dan pasangan presiden dan wakil presiden yang berkompetisi semakin mempercayai media massa sebagai alat kampanye yang efektif.

Pemilu pemilu selanjutnya pada semua tingkatan bisa diprediksikan juga masih mengadopsi strategi periklanan modern untuk menarik minat para pemilih.

Sebagai bentuk ruang media yang dibeli oleh pemasang, maka pemasangan iklan dapat mengirimkan pesan yang mereka kehendaki dalam iklan. Hal ini memungkinkan terjadinya iklan yang bersifat menyerang pihak lain.

Karena iklan politik, sebagaimana iklan iklan lain juga memiliki potensi saling menyerang dengan menggunakan metode kampanye hitam (black campaign) serta melanggar hukum positif dan etika yang berlaku, maka regulasi tentang iklan politik menjadi hal yang mutlak.

Pengertian Iklan


Sebelum melangkah lebih jauh membahas tentang iklan politik, maka kiranya kamu perlu tahu pengertian iklan sendiri seperti apa.

Iklan dapat didefinisikan sebagai struktur dan komposisi komunikasi dari informasi yang bersifat nonpersonal, umumnya dilakukan dengan berbayar yang dicirikan dengan persuasi, berisi tentang produk (barang, jasa dan ide) yang diidentifikasikan sebagai sponsor melalui berbagai media (Arens,2006:7).

Dari pengertian ini, mari kita menganalisis komponen dalam definisi iklan. Secara aktual iklan dibentuk dengan sangat terstruktur dari komunikasi terapan, yang memadukan baik pesan verbal maupun nonverbal yang disusun untuk memenuhi format waktu dan ruang yang spesifik yang ditentukan oleh sponsor.

Iklan diarahkan pada sekelompok khalayak dan bukan ditujukan pada individu tertentu. Dikarenakan tujuan yang telah mengarah pada kelompok inilah iklan lebih bersifat non personal atau merupakan bentuk dari komunikasi massa.

Kebanyakan iklan dilakukan dengan berbayar yang dibayarkan oleh pemasang iklan pada media dimana mereka memasang iklan (Arens, 2006;7).

Namun tidak semua iklan berbayar, iklan layanan masyarakat yang dipasang oleh lembaga lembaga nirlaba seperti lembaga kemanusiaan, palang merah, dan sejenisnya yang tidak bersifat profit dilakukan dengan tanpa membayar.

Lembaga lembaga nirlaba memasang iklan di media massa dengan bekerjasama dengan media massa itu sendiri. Demikian juga dengan poster kegiatan mahasiswa yang dipasang di papan pengumuman kampus juga bukan iklan yang berbayar.

Namun tentu saja, hampir semua iklan ditujukan untuk mempengaruhi. Mempengaruhi ini berarti mendapatkan perhatian khalayak sehingga produk, jasa, maupun ide yang diiklankan dikonsumsi oleh khalayak.

Dan ada juga iklan yang hanya ditujukan untuk informasi, seperti pengumuman resmi yang dilakukan pemerintah. Iklan seperti ini lebih bertujuan memberikan informasi bukan untuk mempengaruhi.

Pengertian Iklan Politik


Secara jelas, iklan adalah bentuk dari komunikasi massa, dimana iklan terjadi bukan melalui proses tatap muka sebagaimana komunikasi interpersonal yang dilakukan melalui tatap muka. Iklan dilakukan melalui medium, sebagaimana yang telah tersebut diatas.

Komunikasi massa adalah sebuah proses dimana manusia, institusi dan pesan saling berinteraksi. Dalam hal interaksi inilah ada dua komponen utama, yang keduanya saling tergantung, yaitu produksi dan penerimaan pesan.

Agar iklan menjadi efektif, iklan harus dilakukan dengan dukungan strategi pemasaran mendasar. Ada beberapa strategi pemasaran mendasar yaitu :

  1. Segmentasi (segmentation)
  2. Diferensiasi (differentation)
  3. Penempatan (positioning)

Dari penjelasan dan konsep dasar dari periklanan tersebut, kita dapat mengembangkan dalam ranah dari iklan politik. Dari pengertian diatas, maka iklan politik secara paralel dapat diartikan sebagai pembelian dan penggunaan ruang iklan untuk mengkomunikasikan pesan politik kepada khalayak.

Media yang digunakan dalam iklan politik juga tidak berbeda dengan iklan lainnya, yaitu secara garis besar terbagi atas iklan yang menggunakan media lini bawah dan lini atas.

Baca juga :

Iklan dibuat dengan tujuan diantaranya yang muncul kali pertama dan tetap bertahan sampai dewasa ini adalah sebagai media untuk mendorong hard sell yang bagus.

Untuk mencapai hal ini, iklan harus mempunyai kekuatan untuk mendorong, mengarahkan dan membujuk khalayak untuk minimal mengakui kebenaran pesan dari iklan secara maksimal dapat mempengaruhi kesadaran khalayak untuk mengkonsumsi produk dan jasa yang diiklankan.

Sejarah Berkembangnya Iklan


Sebagaimana yang telah disinggung diatas, sejarah dan perkembangan iklan politik banyak berhutang pada Amerika Serikat, karena di negara inilah bentuk primitif iklan politik mulai dikembangkan dan kemudian berkembang pesat secara luar biasa dan menjadi rujukan dalam pembuatan iklan politik di banyak negara lainnya.

Iklan politik sebenarnya tidak serta merta lahir bersamaan dengan jaman media elektronika, dimana televisi dan radio mendominasi media, namun sebelumnya telah berkembang di Amerika Serikat sejak abad 19 M.

Di masa inilah para calon anggota senat dan kongres Amerika Serikat saling berusaha untuk mencapai dukungan khalayak dengan membuat iklan di selebaran, poster dan juga mengikuti kegiatan parade.

Di tahun 1950-an, televisi menacapkan kukunya sebagai media massa yang paling dominan di Amerika Serikat.

Keberhasilan menjadi media massa utama, sejak jaman itu sampai sekarang juga tidak bisa dilepaskan dengan besarnya pendapatan iklan yang diperoleh stasiun televisi dari para pengiklan. Dengan pendapatan iklan yang tinggi inilah, stasiun televisi saling berlomba menyajikan yang terbaik bagi pemirsanya.

Trend iklan politik di Amerika Serikat pasca tahun 1956 lebih menekankan pada pembangunan citra kandidat, atau sebaliknya menghancurkan citra kandidat lawan. Komunikasi politik dalam iklan politik lebih banyak berkisar pada citra bukan pada isu atau kebijakan politik.

Untuk membuktikan tentang iklan yang didominasi pada orientasi atas citra, kita bisa melihat hasil penelitian yang dilakukan oleh Richard Josylin.

Ia mengamati 506 iklan politik dalam bentuk spot di Amerika Serikat dari tahun 1960 sampai 1984 dan mendapatkan hasil bahwa hanya lima belas persen dari iklan politik yang diamati berisi informasi tentang kebijakan kandidat, sedangkan 57% menampilkan citra dari kandidat dan sisanya hal lain. (Josylin dalam McNair, 1999;100-101).

Kamu juga bisa menulis karyamu di belapendidikan, dibaca jutaan pengunjung, dan bisa menghasilkan jutaan rupiah. Klik disini untuk kirim tulisan, atau bisa lewat email kami redaksi@belapendidikan.com

Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi belapendidikan.com