Pengertian Kartu Kredit Adalah

oleh
Pengertian kartu kredit
Pengertian kartu kredit

Jurnaliscun.com – Selamat malam sobat Jurnaliscun, kali ini saya akan membahas topik diatas yaitu adalah tentang kartu kredit , penjelasan serta pengertian nya , dan juga akan dijelaskan tentang keuntungan dan kerugian nya menggunakan kartu kredit.

Pengertian Dan Pengaturan Kartu Kredit

1. Pengertian Kartu Kredit

credit card – jurnaliscun

Kartu kredit merupakan salah satu alat bayar dalam transaksi perdagangan yang sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Istilah kartu kredit dalam bahasa inggris disebut credit card yang didalam nya mencantumkan identitas pemegang kartu kredit dan penerbit, yaitu bank atau perusahaan pembiayaan. Selain menunjukan identitas pemegang dan penerbit, istilah kartu kredit juga menunjukan cara pembayaran yang dilakukan tidak menggunakan uang tunai, meskipun transaksinya dilakukan secara tunai. Kartu kredit ini umumnya dibuat dari bahan plastik berukuran kecil, sehingga istilah kartu kredit disebut juga kartu plastik. Dengan bentuk dan ukuran yang kevil, menjadikan kartu plastik/kredit sebagai alat pembayaran yang aman, praktis, mudah sekaligus meningkatkan preestise bagi pemegangnya.

Pengertian kartu kredit baik dalam Keppres No.61 Tahun 1988 maupun kepmenkeu No. 1251 Tahun 1988 tidak mencantumkan secara eplisit. Dalam kedua peraturan diatas hanya memberikan definisi tentang perusahaan kartu kredit.
Menurut Pasal 1 angka (7) Keppres No.61 Tahun 1988, Pasal 1 huruf (n) Kepmenkeu No. 1251 Taun 1988 yang dimaksud dengan perusahaan kartu kredit ( credit card company ) adalah badan usaha yang melakukan usaha pembiayaan untuk membeli barang dan jasa menggunakan kartu kredit.

2. Pengaturan Kartu Kredit

Pranata hukum kredit di Indonesia dimulai pada Tahun 1988 yaitu dengan dikeluarkannya Keppres No. 61 Tahun 1988 tentang Lembaga Pembiayaan dan keputusan menteri keuangan No. 1251/KMK.013/1988 tentang ketentuan dan Tata cara pelaksanaan Lembaga Pembiayaan. Kedua keputusan tersebut merupakan titik awal sejarah perkembangan pengaturan kartu kredit sebagai lembaga bisnis pembiayaan di Indonesia.

BACA Disini >> Lembaga Pembiayaan

Transaksi pembiayaan melalui kartu kredit dilakukan tidak hanya berdasarkan kehendak para pihak saja, yaitu antara pemegang kartu kredit dan bank/perusahaan pembiayaan yang diuangkan dalam bentuk perjanjian, tetapi juga diatur oleh beberapa peraturan perundang undangan yang bersifat publik administratif.
Keuntungan Dan Kerugian Kartu Kredit

keuntungan credit card – jurnaliscun
Kegiatan pembiayaan melalui kartu kredit melibatkan 3 pihak, yaitu pemegang kartu kredit (sebagai pembeli) , bank/perusahaan pembiayaan sebagai penerbit, dan perusahaan dagang sebagai penjual.
Dilihat dari kepentingan pihak pihak keberadaan kartu kredit ini dapat memberikan beberapa keuntungan dan kerugian. Keuntungan keuntungan yang didapatkan dari penggunaan kartu kredit adalah sebagai berikut yaitu





1. Bagi Pemegang Kartu

a. Kemudahan dalam memperoleh uang tunai pada setiap saat melalui fasilitas ATM ( Autommated Teller Machine) di berbagao tempat strategis.b. Meningkatkan prestise karena dapat memberi kesan bonafiditas.

2.  Bagi Penerbit

a. Memperoleh uang pangkal.
b. Memperoleh iuran tahunan anggota.
c. Discount dari merchant.
d. Pendapatan bunga.
e. Biaya administrasi atas penarikan uang tunai ATM.
f. Pembayaran denda atas keterlambatan pembayaran
g. Interchange fee, yaitu fee yang diterima oleh acquirer ( pihak yang melakukan penagihan )

3. Bagi Penjual

a. Keamanan lebih terjamin karena merchant tidak menerima uang tunai dari hasil penjualan.
b. Pembayaran atas hasil penjualan dijamin penerbit sepanjang memenuhi prosedur dan ketentuan.
c. Dapat meningkatkan turnover atau omset penjualan.
d. Mengurangi beban dan menyederhanakan pembukuan.
e. Mencegah larinya nasabah ke pesaung lainnya yg memberikan fasilitas kemudahan berbelanja

Disamping keuntungan keuntungan diatas, penggunaan kartu kredit juga mengandung resiko berupa kerugian loh, cekidot

* Biasanya pemegang kartu kredit cenderung agak boros dalam berbelanja. Hal ini disebabkan oleh pemegang kartu merasa tidak mengeluarkan uang tunai untuk berbelanja, sehingga kadang ada hal hal yang tidak perlu dibeli juga.

*Sebagian merchant membebankan biaya tambahan untuk setiap kali melakukan transaksi.

* Adanya limit yang diberikan terkadang terlalu kecil.

Adapun kerugian bagi penerbit dari penggunaan kartu kredit adalah apabila terjadi kemacetan atau kesulitan menagih pembayaran oleh pemegang kartu. Hal ini disebabkan persetujuan penerbit kartu kredit biasanya tanpa jaminan barang barang sebagaimana layaknya kredit. Bahkan jaminan hanya dengan jaminan bukti penghasilan saja untuk memperoleh kartu kredit.

Hal diatas sepertinya sudah jelas dalam menjelaskan tentang kartu kredit, bila sobat ada kritik dan saran bisa langsung dikomentarkan dibawah artikel ini.
Sobat jurnaliscun juga dapat mendownload artikel tersebut disini

Tentang Penulis: Redaksian

Mas Hafiz
Yang terpenting saat ini adalah bagaimana caranya kita menyediakan media pembelajaran untuk anak. Dan menciptakan generasi muda yang berkualitas dan mempunyai wawasan yang luas.